Minggu, 28 Maret 2010

"My self Not much"

Posted by Priscillia Jie at 16.14 0 comments
Hi Friends before thanks for visits my blog , now i will introduce my self with my photo i dont introduce very much but just with a photo thanks :)


Friends..that's me at my home... and btw i like to take a ppicture from my self "GIFO" wkwkwk
thanks just that not much :)

Bertanya

Posted by Priscillia Jie at 12.15 0 comments
Kak Ade mau tanya sama kakak, Apa sih yang lagi dirasain sama kakak saat ini, hari ini dan detik ini?

a. Kangen sama ade
b. Ingin ketemu ade
c. Merasa ingkar janji sama ade
d. Merasa bersalah sama ade
e. Semua jawaban benar

Ini benar-benar pertanyaan dari hati ade yang udah ngga bisa ditahan. Mungkin dengan ini cara sayang & perhatian ade ke kakak. Maafin ade k'lo ini bikin kakak jadi marah ke ade. K'lo kakak masih sayang & perhatian juga ke ade.Ade mau kejelasan jawaban yang diatas please tolong telfon ade nanti jam 2 ke rumah.meskipun hanya sebentar ade juga ngerti ko k'lo kakak orangnya super sibuk.

YANG SAYANG & PERHATIAN SAMA KAKAK

Kesabaran "Patience"

Posted by Priscillia Jie at 11.23 0 comments

Sekalipun ada keuntungan untuk menjadi yang pertama, tetapi
terdapat lebih banyak keuntungan dalam menjadi yang terbaik.
Di dunia yang serba instan dan segera ini, layaklah kita melihat
bagaimana melakukan sesuatu secara sepantasnya.
Terburu-buru dan ketidak sabaran adalah bisa berakibat fatal
dan rentan terhadap kesalahan.  Pelajarilah nilai kesabaran.
Sekalipun rasanya seperti anda tertinggal jauh di belakang,
tetapi dengan usaha yang terukur dan tekun, lebih mungkin
anda akan berada di depan.

Kesabaran bukan berarti menunda-nunda pekerjaan.  Kesabaran
berarti mengambil tindakan SEKARANG, yang akan membawa hasil
di masa depan.  Kesabaran berfokus pada hasil terbaik – bukan
pada hasil tercepat atau termudah.  Kesabaran berarti mengerti
bahwa perjalanan panjang memiliki hasil yang panjang pula.
Mulailah dari sekarang, dan bersabarlah.  Siapa yang mencari
hasil segera – akan segera pula kehilangan hasilnya – itupun
kalau mereka bisa mendapatkan hasil.
Memang makan waktu untuk menghasilkan yang terbaik, tetapi
anda sendiri yang akan menikmati hasilnya…

Although there are advantages to being first, butthere are more advantages in being the best.In paced world of instant and this immediately, we's worth seeinghow to do anything properly.Hurry and impatience is fataland prone to errors. Learn the value of patience.Although it feels like you left far behind,but with a measured and determined, more likelyyou'll be in front.
Patience is not meant to procrastinate. Patiencemeans taking action NOW, which will bring resultsin the future. Patience is best to focus on results - notthe fastest or easiest results. Patience means understandingthat the long journey has also long results.Start from now, and be patient. Who's looking forresults immediately - would soon also lose outcome - Itupunif they can get results.It takes time to produce the best, butYou alone will enjoy the results ...

a girl

Posted by Priscillia Jie at 10.17 0 comments
(▒)(▒)_______███☼███____(▒)(▒)
(▒)(█)(▒)__ ███_☼██████
_(▒)(▒)___██____████████                          A girl......
________███▒▒▄▒▒

__________██____█▒▒▒▒▒▒
___________██____ █▒▒▒♥___(▒)(▒)
____________██_____▒▒____(▒)(█)(▒)
__________ __██____▒▒______(▒)(▒)
_____________██__▓▓▒▓_______█
________██__██ ▓▓▓▒▒▒▓____█
_(▒)(▒)___███_ ▓▓_▓▓▓▓▓___█
(▒)(█)(▒)______▓▓__▓▓▓▓▓___█
_(▒)(▒)_____ _▓▓__▓▓▓▓▓___█___█
___________ ▓▓___▓▓▓▓_▓___█_█
__________ ▓▓___▓▓▓▓__▓▓__█
_________ ▓▓___███☼█__▓▓__█
___♥▒▒♥▒♥▒♥▒♥▒♥▒♥▒♥ __▓▓_█
___ ♥▒♥▒▒♥▒♥▒♥▒♥▒▒♥▒♥__▒▒▒
____ ♥▒♥▒▒♥▒♥▒♥▒▒♥▒▒♥▒____█
______ ♥▒▒♥▒♥▒♥▒♥▒♥▒▒♥▒♥__█
________ ♥▒▒♥▒▒♥▒♥▒▒♥▒▒♥▒♥
___________♥▒♥▒▒♥▒▒♥▒▒♥▒▒♥▒
_______________▓▓_▓▓
_(▒)(▒)_________▓▓_▓▓
(▒)(█)(▒)_______▓▓_▓▓
_(▒)(▒)_________▓▓_▓▓
_______________▓▓_▓▓
_______________▓▓▓▓
_______________▓▓▓
______█████████
________██____██
______█☼█____██
______█_______██
______________█☼█
______________██__█

Sabtu, 27 Maret 2010

"Motivasi Juga Penentu Nasib"

Posted by Priscillia Jie at 21.09 0 comments
Di zaman dahulu ada seorang Jendral dari negeri Tiongkok kuno yang mendapat
tugas untuk memimpin pasukan melawan musuh yang jumlahnya sepuluh kali lipat
lebih banyak. Mendengar kondisi musuh yang tak seimbang, seluruh prajuritnya
gentar kalau-kalau akan menderita kekalahan.
Dalam perjalanan menuju medan perang, Jendral itu berhenti di sebuah altar
vihara. Ia sembahyang dan berdoa meminta petunjuk para dewa. Sedangkan
prajuritnya menanti di luar vihara dengan harap-harap cemas. Tak lama
kemudian, sang Jendral keluar dari vihara.
Ia berteriak pada seluruh pasukannya, “Kita telah mendapat petunjuk dari
langit.” Lalu ia mengeluarkan koin emas simbol kerajaan dari sakunya. Sambil
mengacungkan koin itu ke udara ia berkata, “Sekarang, kita lihat apa kata
nasib. Mari kita adakan toss. Bila kepala yang muncul, maka kita akan
menang. Tapi bila ekor yang muncul, kita akan kalah. Hidup kita tergantung
pada nasib.”
Jendral lalu melempar koin emas itu ke udara. Koin emas pun berputar-putar
di udara. Lalu jatuh berguling-guling di tanah. Seluruh pasukan mengamati
apa yang muncul. Setelah agak lama menggelinding ke sana-kemari, koin itu
terhenti. Dan yang muncul adalah KEPALA. Kontan seluruh pasukan berteriak
kesenangan. “Hore..! Kita akan menang. Nasib berpihak pada kita, Ayo serbu
dan hancurkan musuh. Kemenangan telah pasti.”
Dengan penuh semangat Jendral dan pasukan itu bergerak menuju medan perang.
Pertempuran berlangsung dengan sengit. Ternyata dengan keyakinan dan tekad
yang membaja akhirnya musuh yang tak terhingga banyaknya dapat dikalahkan.
Jendral dan seluruh pasukannya betul-betul senang. Seorang prajurit berkata,
“Sudah kehendak langit, maka tak ada yang bisa mengubah nasib.”
Sesampai di ibu kota mereka disambut meriah oleh seluruh penduduk. Raja pun
terkagum-kagum mendengar kisah peperangan yang dashyat itu. Beliau bertanya
pada sang Jendral bagaimana ia mampu mengobarkan semangat pasukannya hingga
begitu gagah berani. Sang Jendral kemudian menyerahkan koin emasnya pada
Raja sambil berkata, “Paduka, inilah yang memberikan mereka nasib baik.”
Raja menerima dan mengamati koin emas itu yang ternyata kedua sisinya
bergambar: KEPALA..!
Pojok Renungan:
Langit adalah adil, dan tidak ada orang yang dikecualikan. Yang bisa
menolong dirimu adalah dirimu sendiri. (adapted from The Book of ZEN -
Freedom of The Mind” – Tsai Chih Chung)

--Meyadarinya--

Posted by Priscillia Jie at 20.59 0 comments

Ketika dalam perjalanan pulang setelah mengikuti kegiatan rutin, di samping kiri aku melihat seorang bapak mengendarai sepeda motor dengan gerobak disampingnya. Nampaknya dia sudah selesai berjualan dan hendak pulang.
Awalnya, aku tidak peduli….sampai aku melihat sesuatu yang menurutku ganjil.
Oh Tuhan…Kakinya tidak menapak pada “pancatan” (aku ga tahu apa namanya) sepeda motor. Kakinya hanya menggantung kecil ….kira2 hanya berjarak 40cm dr pangkal pahanya. Diujung kaki itu, dikenakan sebuah sepatu yg bagus..bersih…dan arah sepatu itu terbalik…ujung jari yg seharusnya ke depan…ini justru ke belakang.
Sejenak aku merasa miris. Aku kagum dengan semangat bapak itu. Walau keadaannya seperti itu, dia tetap semangat bekerja. Dia tidak meminta-minta. Dia tidak berpakaian kusut supaya dikasihani, tp justru berpakaian rapi dan bersepatu. Dan dia bekerja sampai semalam ini (pkl 21.30)
Aku terus menatap bapak itu sampai hilang dr pandanganku….
Aku merenung. Adakah aku lebih semangat dr bapak itu? Aku lebih sempurna secara fisik. Lebih banyak hal yg bisa aku lakukan. Tapi sampai seberapa mampu aku mengolah segala yang aku miliki. Sering kali aku memoles diri supaya dikasihani…menempatkan diri sebagai sosok yang menderita..memiliki persoalan hidup terberat…memasang muka masam…dan putus asa untuk berusaha.
Tapi…seorang bapak yang tidak kukenal …malam ini telah mengajar aku … bahwa apapun keadaan diri kita, jgn kita berputus asa. Semua ada jalan…asal kita mau berusaha. Teruslah bersemangat.. Tampilah sebagai orang yang pantas dihargai..bukan dikasihani.
Terima kasih Tuhan…
oleh : Lia Krisna
sumber : http://resensinet.com

Pelajari Hidup

Posted by Priscillia Jie at 18.02 0 comments

feared being alone until I learned to like myself.
I feared failure until I realized that I only fail when I don’t try.
I feared success until I realized that I had to try in order to be happy with
myself.
I feared people’s opinions until I learned that people would have opinions about me anyway.
I feared rejection until I learned to have faith in myself.
I feared pain until I learned that it’s necessary for growth.
I feared the truth until I saw the ugliness in lies.
I feared life until I experienced its beauty.
I feared death until I realized that it’s not an end, but a beginning.
I feared my destiny, until I realized that I had the power to change my life.
I feared hate until I saw that it was nothing more than ignorance.
I feared love until it touched my heart, making the darkness fade into endless
sunny days.
I feared ridicule until I learned how to laugh at myself.
I feared growing old until I realized that I gained wisdom every day.
I feared the future until I realized that life just kept getting better.
I feared the past until I realized that it could no longer hurt me.
I feared the dark until I saw the beauty of the starlight.
I feared the light until I learned that the truth would give me strength.
I feared change, until I saw that even the most beautiful butterfly had to
undergo a metamorphosis before it could fly.
~Bobbete Bryan
=====
Pelajaran Kehidupan
Aku takut sendirian sampai aku belajar seperti diriku.Aku takut kegagalan sampai aku menyadari bahwa aku hanya gagal jika saya tidak mencoba.Aku takut kesuksesan sampai aku menyadari bahwa aku harus mencoba untuk menjadi bahagia dengan diriku.Aku takut pendapat orang sampai aku belajar bahwa orang-orang punya pendapat tentangpadaku.
Aku takut penolakan, sampai aku belajar untuk memiliki iman dalam diriku sendiri.Aku takut sakit sampai aku belajar bahwa itu perlu untuk pertumbuhan.Aku takut kebenaran sampai aku melihat keburukan dalam kebohongan.Aku takut hidup sampai aku mengalami keindahannya.
Aku takut pada kematian sampai saya menyadari bahwa itu bukanlah suatu akhir, tapi sebuah awal.Aku takut takdir saya, sampai saya menyadari bahwa aku memiliki kekuatan untuk mengubah hidup saya.Aku takut benci sampai aku melihat bahwa semuanya itu tidak lebih dari kebodohan.Aku takut cinta sampai menyentuh hatiku, membuat kegelapan memudar menjadi tak berujung cerah hari.
Aku takut ejekan sampai saya belajar bagaimana untuk tertawa pada diriku sendiri.Aku takut menjadi tua sampai saya menyadari bahwa saya memperoleh kebijaksanaan setiap hari.Aku takut masa depan sampai aku sadar bahwa hidup terus membaik.Aku takut masa lalu sampai aku menyadari bahwa hal itu tidak bisa lagi menyakitiku.
Aku takut gelap sampai aku melihat keindahan cahaya bintang.Aku takut cahaya, sampai aku belajar bahwa kebenaran akan memberiku kekuatan.Aku takut perubahan, sampai aku melihat bahwa bahkan yang paling indah kupu-kupu harus mengalami metamorfosis sebelum bisa terbang.
Setiap hal jika kita pelajari dengan positif, akan ada hikmah yang terkandung didalam setiap peristiwa. Positiflah dalam melihat segala sesuatu.. ada pelajaran yang dapat kita ambil

GOD KNOWS!

Posted by Priscillia Jie at 17.54 0 comments

When you are tired and discouraged from fruitless efforts…
God knows how hard you have tried.
When you’ve cried so long and your heart is in anguish…
God has counted your tears.
If you feel that your life is on hold and time has passed you by…
God is waiting with you.
When you’re lonely and your friends are too busy even for a phone call…
God is by your side.

When you think you’ve tried everything and don’t know where to turn…
God has a solution.
When nothing makes sense and you are confused or frustrated…
God has the answer.
If suddenly your outlook is brighter and you find traces of hope…
God has whispered to you.
When things are going well and you have much to be thankful for…
God has blessed you.
When something joyful happens and you are filled with awe…
God has smiled upon you.
When you have a purpose to fulfill and a dream to follow…
God has opened your eyes and called you by name.
Remember that wherever you are or whatever you are facing…
GOD KNOWS
======
Bila Anda lelah dan putus asa dari upaya sia-sia …
Tuhan tahu seberapa keras Anda telah mencoba.
Bila Anda telah menangis begitu lama dan hatimu dalam penderitaan …
Tuhan telah menghitung air matamu.
Jika Anda merasa bahwa hidup Anda sedang ditahan dan waktu telah berlalu Anda dengan …
Tuhan sedang menunggu bersama Anda.
Ketika Anda kesepian dan teman-temanmu terlalu sibuk bahkan untuk panggilan telepon …
Tuhan sisi Anda.
Bila Anda pikir Anda sudah mencoba segalanya dan tidak tahu ke mana harus berpaling …
Tuhan memiliki solusi.
Ketika tidak ada yang masuk akal dan Anda bingung atau frustrasi …
Tuhan memiliki jawabannya.
Jika tiba-tiba pandangan Anda yang cerah dan Anda menemukan jejak-jejak harapan …
Tuhan telah berbisik kepada Anda.
Ketika segala sesuatu berjalan dengan baik dan Anda memiliki banyak untuk berterima kasih atas …
Tuhan telah memberkati Anda.
Ketika sesuatu yang menyenangkan terjadi dan kamu dipenuhi dengan kagum …
Tuhan telah tersenyum kepadamu.
Bila Anda memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk mengikuti …
Tuhan telah membuka mata dan memanggil Anda dengan nama Anda.
Ingat bahwa di manapun Anda berada atau apa pun yang Anda hadapi …
Tuhan TAHU

"Nilai Diri Kita"

Posted by Priscillia Jie at 17.49 0 comments
Pada suatu ketika, di sebuah taman kecil ada seorang kakek. Di dekat kaket tersebut terdapat beberapa anak yang sedang asyik bermain pasir, membentuk lingkaran. Kakek itu lalu menghampiri mereka, dan berkata:
“Siapa diantara kalian yang mau uang Rp. 50.000!!” Semua anak itu terhenti bermain dan serempak mengacungkan tangan sambil memasang muka manis penuh senyum dan harap. Kakek lalu berkata, “Kakek akan memberikan uang ini, setelah kalian semua melihat ini dulu.”

Kakek tersebut lalu meremas-remas uang itu hingga lusuh. Di remasnya terus hingga beberapa saat. Ia lalu kembali bertanya “Siapa yang masih mau dengan uang ini lusuh ini?” Anak-anak itu tetap bersemangat mengacungkan tangan.
“Tapi,, kalau kakek injak bagaimana? “. Lalu, kakek itu menjatuhkan uang itu ke pasir dan menginjaknya dengan sepatu. Di pijak dan di tekannya dengan keras uang itu hingga kotor. Beberapa saat, Ia lalu mengambil kembali uang itu. Dan kakek kembali bertanya: “Siapa yang masih mau uang ini?”
Tetap saja. Anak-anak itu mengacungkan jari mereka. Bahkan hingga mengundang perhatian setiap orang. Kini hampir semua yang ada di taman itu mengacungkan tangan.
***
Sahabat , cerita diatas sangatlah sederhana. Namun kita dapat belajar sesuatu yang sangat berharga dari cerita itu. Apapun yang dilakukan oleh si Kakek, semua anak akan tetap menginginkan uang itu, Kenapa? karena tindakan kakek itu tak akan mengurangi nilai dari uang yang di hadiahkan. Uang itu tetap berharga Rp. 50.000
Sahabat , seringkali, dalam hidup ini, kita merasa lusuh, kotor, tertekan, tidak berarti, terinjak, tak kuasa atas apa yang terjadi pada sekeliling kita, atas segala keputusan yang telah kita ambil, kita merasa rapuh. Kita juga kerap mengeluh atas semua ujian yang di berikan-Nya. Kita seringkali merasa tak berguna, tak berharga di mata orang lain. Kita merasa di sepelekan, di acuhkan dan tak dipedulikan oleh keluarga, teman, bahkan oleh lingkungan kita.
Namun, percayalah, apapun yang terjadi, atau *bakal terjadi*, kita tak akan pernah kehilangan nilai kita di mata Tuhan. Bagi-Nya, lusuh, kotor, tertekan, ternoda, selalu ada saat untuk ampunan dan maaf.
Kita tetap tak ternilai di mata Tuhan.
Nilai dari diri kita, tidak timbul dari apa yang kita sandang, atau dari apa yang kita dapat. Nilai diri kita, akan dinilai dari akhlak dan perangai kita. Tingkah laku kita. seberapapun kita diinjak oleh ketidak adilan, kita akan tetap diperebutkan, kalau kita tetap konsisten menjaga sikap kita.
Sahabat, akhlak ialah bunga kehidupan kita. Merupakan seberapa bernilainya manusia. Dengan akhlak, rasa sayang dan senang akan selalu mengikuti kita, dan merupakan modal hidup.
Orang yang tidak mempunyai akhlak, meskipun ia berharta, tidak ada nilainya. Meskipun dia cantik, tapi jika sikapnya buruk dan tiada berakhlak, maka kecantikannya tiada berguna baginya. Begitu pula dengan orang yang berpangkat tinggi, tanpa akhlak, dia menjadi orang yang dibenci.
Guys, thanks for reading. Hope u r well and please do take care
copyright© 2012. Diberdayakan oleh Blogger.

GaemKyu

GaemKyu
Follow us @KyuhyunLovers On Twitter
free counters
 

Listen To Your Heart Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review